Hari ini benar-benar hari yang kelam buat gue sekeluarga. Gue menghadapi masalah yang sangat berat. Kami menghadapi masalah surat rumah kami yang tertahan di bank dan kemarin sore gue didatangi petugas pengadilan yang membawa surat pemberitahuan kalo rumah gue masuk balai lelang tanggal 28 Januari nanti dan itu artinya rumah gue terancam dieksekusi. Masalah bertambah berat karena saat ini kami sama sekali tidak punya dana untuk biaya kepengurusan kasus surat rumah kami di pengadilan.
Kejadiannya berawal di tahun 2006 ketika nyokap gue diiming-imingi pinjaman dengan menggadaikan surat rumah oleh seorang yang bernama Tata. Orang bangsat inilah yang menjerumuskan nyokap gue dengan meloloskan surat rumah kami begitu saja ke tangan para penjahat yang mengaku sebagai pemilik dana dan mereka inilah yang melakukan transaksi ilegal tanpa sepengetahuan nyokap gue. Mereka dengan leluasa memasulkan identitas orang tua gue dan surat rumah kami telah beralih nama dan digadaikan ke bank.
Hari-hari gue seakan seperti perang karena gue harus menghadapi setan-setan yang berusaha merampas aset kami. Gue merasa sendirian, abang gue lari dari rumah dan orang-orang terdekat kami seakan tidak bisa berbuat apa-apa. Apa yang gue lakukan saat ini adalah hanya berlutut dan berteriak kepada Tuhan atas masalah yang menimpa kami saat ini. Akankah ada pengharapan atas kami?
sabar bo…semoga dikasih jalan sama Yang Kuasa
yang sabar aja yah wo niy cobaan yang berat banget gw cuma bisa bantu doa aja semoga lo tegar menghadapi masalah ini,gw juga lagi ada masalah yang menimpa keluarga gw tapi apapun yang terjadi kita harus hadapin dan jgn pantang nyerah.semoga Tuhan memberikan jalan keluarnya.
i truly don’t know what to say. beneran.
Sabar ya wo, semua nanti akan berjalan dengan baik kok banyak berdoa……
wo, aku disini akan ikut mendoakan, kita masih cs kan?
Bowo C:
Tenang, man, kita tetap friends. Thanks atas dukungan doanya
saat gw sedang dalam masalah dan rasanya gw ngga punya daya lagi, gw selalu teringat ilustrasi jejak kaki di pasir(footpints in the sand)….
kita doain semoga semua masalah segera selesai ya, wo…
Bowo C:
Thanks atas dukungan doanya, Mar
kalau rumah kita akan dilelang oleh bank, prosedur lelangnya apakah harus dengan persetujuan kita?
kalau nilai rumah kita lebih tinggi dari hutang kita, bagaimana bank akan menghitungnya kepada kita?
apakah dalam lelang itu, harga rumah selalu dijual semurah murahnya atau apakah masih mengikuti harga pasaran??
Bowo C:
Terima kasih sebelumnya atas beberapa pertanyaan, tetapi maaf saya tidak bisa menjawabnya di atas karena saya kurang paham akan masalah hukum.